Kutipan Penting
 /  Artikel / Tamari Belajar Syariah
Tamari Belajar Syariah

Tamari Belajar Syariah

Dr. Fatahuddin Aziz Siregar

Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padangsidimpuan

Dalam diskursus demografi, jumlah penduduk yang besar menjadi suatu kekuatan tersendiri dan merupakan modal penting pembangunan. Dalam perspektif ini misalnya kita mengenal bonus demografi, suatu kondisi dimana usia produktif menjadi bagian terbesar dari struktur penduduk, usia muda relatif kecil dan usia lanjut belum banyak. Hanya saja bonus demografi ini boleh jadi tidak berkontrubusi secara optimal terhadap pembangunan jika manusianya tidak berkualitas. Apabila kita memfokuskan perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas kehidupan keagamaan, maka sebagai bagian terbesar dari penduduk Indonesia, umat Islam harus sungguh-sungguh terdidik.

Surah Attaubah ayat 122 memandu kita sebagai beikut:

وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ

“Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya”.

Dari ayat di atas muncul terma tafaqquh fiddin. Kata tafaqquh merupakan derivasi dari kata fiqh. Istilah fiqh ini sendiri sebenarnya bermakna umum, mencakup semua aspek ajaran agama Islam. Dalam perkembangannya kata fiqh ini menyempit menjadi suatu disiplin ilmu yang khusus mengkaji ilmu-ilmu kesyariahan dan lebih menyempit lagi menjadi pembahasan tentang ilmu-ilmu furu. Terlepas dari pergeseran makna tersebut, mempelajari ilmu-ilmu kesyariahan tentu merupakan kebutuhan mendesak dan sepanjang menyangkut pelaksanaan rukun Islam sesungguhnya merupakan fardu ain bagi setiap muslim.

Selanjutnya dibutuhkan kehadiran orang-orang terpilih yang menjadi pakar dalam ilmu syariah dan hukum untuk dapat memandu umat menjadi muslim sejati yang sungguh-sungguh mengaplikasikan ajaran Islam dalam kehidupan nyata sehari-hari. Umat Islam Indonesia khususnya warga Tapanuli bagian Selatan harus hidup sebagai muslim seutuhnya yang secara istiqamah menjalankan syariat Islam. Oleh karena itu, dengan merujuk kepada at-Taubah 122, harus ada sekelompok besar orang yang terpanggil dan berkomitmen untuk menyediakan hidupnya mempelajari syariat Islam. Kalau tidak, umat Islam Tapanuli bagian Selatan, sebagai mayoritas di wilayah ini akan hidup sebagai muslim yang tidak memahami ajaran agamanya sendiri, dan selanjutnya tidak dapat menjalankan syariat agama Islam dengan baik.

Kemudian dapat ditambahkan bahwa semua orang merasakan kebutuhan terhadap hadirnya ulama. Menyangkut hal ini, dalam penggunaan praktis sehari-hari, istilah ulama lebih identik sebagai ahli agama di bidang syariah atau fiqh. Semua profesi di bidang keagamaan Islam juga meniscayakan penguasaan yang baik pada ilmu-ilmu syariah dan fiqh, karena bagian terbesar dari materinya adalah bidang ilmu ini. Masalah-masalah yang terjadi secara empiris dalam kehidupan sosial keagamaan pun bermuara pada pertanyaan-pertanyaan fiqh.

Disamping alasan untuk memenuhi panggilan agama, mempelari ilmu-ilmu syariah dan hukum juga sangat menguntungkan dari segi peluang mendapakan pekerjaan yang baik dan terhormat. Belajar syariah, fiqh dan ilmu hukum serta meraih gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan berarti membuka peluang untuk memilih ragam profesi. Perlu diingat bahwa alumni Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (Fasih) memiliki kekhasan, bahwa menekuni profesi hakim dengan tingkat kesejahteraan dan penghormatan profesi yang tinggi, hanya dimungkinkan bagi Sarjana Hukum.

Sarjana Hukum dari FASIH semakin bergembira dan menempuh studi dengan harapan masa depan yang lebih cerah, karena disamping menjadi praktisi hukum (hakim, jaksa, pengacara), mereka juga dapat menjadi guru PNS. Pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 tersedia formasi untuk menjadi guru fiqh dan Alquan Hadis bagi sarjana dari Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum. JADI MARI BELAJAR SYARIAH

Mempelari ilmu-ilmu syariah dan hukum pada dasarnya sangat menguntungkan baik dari segi peluang mendapakan pekerjaan yang baik dan terhormat 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked.*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan Dengan Motto: "Cerdas dan Berintegritas"

Jalan T. Rizal Nurdin, Km. 4,5 Sihitang. Padangsidimpuan, Kode Pos 22733.

Untuk info lebih lanjut:

Telp. (0634) 22080

Fax. (0634) 24022

humas@iain-padangsidimpuan.ac.id

Kategori

  • Akademik
  • Administrasi Umum
  • Layanan Fakultas
  • Program Studi
  • Beasiswa
  • Kemahasiswaan
  • Lembaga dan UPT
  • Penelitian
  • Jurnal Dosen

Link Penting

  • UPT Perpustakaan
  • LPPM
  • LPM
  • SATGAS SPI
  • Humas
  • Mah'had Jami'ah
  • SEMA dan DEMA
  • UKM dan UKK
  • Lembaga Bahasa

download free uapkmod,action game apk mod, android apps apk mod