GELAR SEMINAR ILMIAH, IAIN PADANGSIDIMPUAN TANGKAL RADIKALISME

Kamis (26/10/2017), IAIN Padangsidimpuan menyelenggarakan Seminar Ilmiah dengan Thema Peran Perguruan Tinggi dalam Menangkal Radikalisme di Auditorium IAIN Padangsidimpuan. Kegiatan tersebut menghadirkan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA.
Kamaruddin Amin dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, yang memiliki lembaga pendidikan Islam terbanyak di dunia, memiliki sarjana islam terbanyak di dunia, pusat moderasi islam dunia, yang paling majemuk dan plural dari sisi etnik, agama, bahasa dan sebagainya. Negara yang paling pantas untuk menjadi laboratorium keragaman di dunia, negara yang paling pantas untuk mewakili dunia islam di panggung-panggung global, jadi generasi muda harus memiliki visi menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban dunia islam, menjadi destinasi dan tujuan studi Islam internasional. Seluruh masyarakat Internasional akan berkiblat dan menjadikan Indonesia sebagai referensi untuk kajian studi Islam.
Disela-sela penyampaian materi, Kamaruddin Amin menyampaikan rasa optimismenya dengan program ma’had al-jami’ah yang diselenggarakan IAIN Padangsidimpuan sebagai upaya menangkal radikalisme dan meningkatkan daya saing bangsa melalui penguatan bahasa Inggris dan bahasa Arab serta penguatan character building. “Saya merasa optimis berada di IAIN Padangsidimpuan dengan program Ma’had Jami’ah dengan program penggemblengan bahasa Inggris dan bahasa Arab disertai dengan literasi, IT dan character building maka dalam kondisi dan tantangan seberat apapun maka negara kita akan dapat meningkatkan daya saing dan menjaga keragaman bangsa ini”, ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama Rektor IAIN Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar menyampaikan rasa terimakasih atas kehadiran Dirjen Pendis Kementerian Agama Republik Indonesia, sehingga Civitas Akademika IAIN Padangsidimpuan bisa menunjukkan apa saja perkembangan IAIN Padangsidimpuan dalam beberapa tahun terakhir ini. “Terimakasih atas kehadiran Prof. Dr. Phil . H. Kamaruddin Amin, MA yang juga Direktur Dirjen Pendis Kemenag RI, kami merasa senang atas kehadiran bapak sehingga kami bisa menunjukkan apa yang kami kerjakan beberapa tahun terakhir ini” ujarnya.
Semenjak STAIN Padangsidimpuan beralih status menjadi IAIN Padangsidimpuan, minat masyarakat untuk menimba ilmu di IAIN Padangsidimpuan semakin meningkat melalui proses ma’had jami’ah selama satu tahun yakni penguatan bahasa inggris melalui kerjasama dengan IALF dan bahasa Arab bekerja sama dengan LIPIA. Dengan demikian standar kelulusan IAIN Padangsidimpuan nantinya tidak ada lagi lulusan IAIN Padangsidimpuan yang tidak bisa bahasa Inggris dan bahasa Arab dan memiliki kekuatan karakter dan kualitas untuk bersaing dengan alumni perguruan tinggi lainnya. “Seluruh alumni IAIN Padangsidimpuan nantinya akan memiliki standar kelulusan yakni menguasai bahasa Arab dan bahasa Inggris disamping disiplin keilmuan yang digelutinya sehingga bisa bersaing dengan perguruan tinggi lain baik regional, nasional maupun internasional”, tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *