Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa FASIH di Peradilan Semu

Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa FASIH di Peradilan Semu

Padangsidimpuan. Selasa 11/12/2018. Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum menyelenggarakan Praktek Peradilan Semu yang merupakan salah satu mata kuliah yang diajarkan dalam perkuliahan. Kegiatan dilaksanakan di Aula FASIH Lantai III pada hari Selasa 11 Desember 2018. Peradilan semu yang merupakan salah satu kegiatan yang dapat mendukung kompetensi mahasiswa dalam bidang peradilan secara praktek sehingga mahasiswa dapat mengimplementasikan teori yang telah dipelajari.

Doc Humas. Simulasi Pembacaan Dakwaan dari Penuntut Umum Terpidana Kasus Pembunuhan Pada Peradilan Semu

Wakil Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, Dr. Fatahuddin Aziz Siregar, M.Ag memberikan apresiasi dalam kegiatan tersebut dan juga kepada stakeholder dari PERADI DPC Kota Padangsidimpuan yang telah hadir dalam kegiatan sebagai dewan juri.

“Kami berterima kasih dan apresiasi kami kepada bapak Tris Widodo Wakil Ketua  PERADI DPC Kota Padangsidimpuan dan Bapak Bandaharo Saifuddin yang juga tenaga pengajar di FASIH. Apresiasi kami kepada para peserta mahasiswa melaksanakan kegiatan ini dengan serius dan tekun. Karena Praktek Peradilan Semu ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi dan keahlian.” Jelas Dekan FASIH.

Tidak hanya itu, Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Muhammad Arsyad Nasution berharap mahasiswa dapat mengimplementasi teori yang telah didapatkan dari  berbagai mata kuliah bidang hukum. “Kita berharap dengan peradilan semu ini mahasiswa dapat lebih mudah memahami berbagai mata kuliah seperti Hukum Acara, Hukum Acara Pidana, Hukum Acara Perdata, Hukum Acara Peradilan Agama, maupun mata kuliah keahlian lainnya. Oleh karena itu, Praktek Peradilan Semu pada dasarnya harus ditempuh oleh setiap mahasiswa Fakultas Hukum karena ini adalah kompetensi yang mendasar di FASIH”. terangnya.

Mengingat pentingnya urgensi dan penguatan kompetensi mahasiswa dalam Praktek Peradilan Semu, FASIH bekerja sama dengan PERADI dalam menghadirkan ahli di bidang peradilan Bapak Tris Widodo Wakil Ketua  PERADI DPC Kota Padangsidimpuan dan Bapak Bandaharo Saifuddin yang juga utusan dari PERADI sekaligus sebagai dosen luar biasa di FASIH.

Menurut Tris Widodo bahwa Praktek Peradilan Semu ini bagi mahasiswa adalah untuk memberikan pemahaman tentang masalah hukum acara dengan benar. “Pelaksanaan Peradilan Semu oleh FASIH adalah ditujukan kepada mahasiswa agar lebih mengerti dengan hukum acara di pengadilan, tahapan-tahapan persidangan, baik perdata, pidana dan berkaitan dengan masalah beracara di pengadilan.” jelasnya.

Doc Humas. Penasehat Hukum Memberikan Pertanyaan pada Saksi di Peradilan Semu

Lebih lanjut Tris Widodo berharap bahwa dengan praktek peradilan semu merupakan implementasi dari teori-teori hukum sehingga mahasiswa dalam memahaminya dan dapat menjadi agen-agen hukum yang dapat memberikan pemahaman-pemahaman kepada masyarakat tentang tata cara persidangan. Bandaharo Saifuddin dewan juri menjelaskan bahwa implementasi wujud pensinergian antara teori dan praktek dalam program studi ilmu hukum. Kegiatan Simulasi Peradilan Semu ini bertujuan untuk menunjang kegiatan akademisi dan praktisi yang dijiwai pengamalan dan pengabdian ilmu hukum kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini FASIH dapat menyiapkan tenaga yang terampil di bidang Hukum sekaligus mendidik mahasiswa dalam pengaplikasian secara praktek dan penanganan akan permasalahan-permasalahan hukum yang profesional. Hal ini dapat menentukan arah tujuannya sebagai mahasiswa, apakah ia nantinya akan menjadi jaksa, hakim, praktisi, pengacara atau menjadi akademisi nantinya”. jelas Bandaharo yang juga dosen luar biasa di FASIH.

Doc Humas. Hakim Membacakan Berita Acara Dakwaan Kepada Terdakwa di Peradilan Semu FASIH

Dalam kegiatan Simulai Peradilan Semu ini,  mahasiswa FASIH dilatih untuk memerankan dirinya dalam proses kegiatan peradilan. Adapun peranan yang diperankan ada yang menjadi sebagai Hakim Ketua, Hakim Anggota I, Hakim Anggota II, Panitera Pengganti, Saksi, Petugas Kerohanian, Penasehat Hukum. Khusu untuk kasus pidana, ditambahkan ada Jaksa/Penuntut Umum, Terdakwa, sementara untuk kasus perdata ada Penggugat dan Tergugat. Di samping itu dalam kegiatan simulasi peradilan semu di dukung oleh Fakultas dan PERADI dengan memfasilitasi atribut pengadilan yang berwujud  pakaian hakim, jaksa, penasehat hukum, palu, meja hijau dan sebagainya.

Related Posts

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked.*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jalan T. Rizal Nurdin, Km. 4,5 Sihitang. Padangsidimpuan, Kode Pos 22733.

Untuk info lebih lanjut:

Telp. (0634) 22080

Fax. (0634) 24022

humas@iain-padangsidimpuan.ac.id