Syekh Ibrahim Sitompul, Tokoh Penyebar Islam di Tapanuli yang Hampir Terlupakan

Sambutan Rektor IAIN Padangsidimpuan yang dibacakan oleh Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag dalam Seminar Ilmiah Esksistensi dan Jejak Dakwah Syekh Ibrahim Sitompul di Kab. Tapanuli Utara

Jum’at (1/12/2017), Dalam upaya mengembangkan program pengabdian kepada masyarakat, IAIN Padangsidimpuan menyelenggarakan Seminar Ilmiah Eksistensi dan Jejak Dakwah Syekh Ibrahim Sitompul di Kabupaten Tapanuli Utara bertempat di Desa Janji Nauli Kecamatan Purba Tua Kabupaten Tapanuli Utara. Tidak banyak yang mengenal Syekh Ibrahim Sitompul yang menyebarkan syiar Islam di Kabupaten Tapanuli Utara di Masa Penjajahan Belanda. Seminar ini diselenggarakan atas kerjasama IAIN Padangsidimpuan dengan Dewan Pimpinan Wilayah Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (DPW-JBMI) Sumatera Utara dengan tema “Peran Ulama Saudagar Dalam Pengembangan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin”.

Dalam sambuatannya, Rektor IAIN Padangsidimpuan yang diwakili oleh Dr. H. Sumper Mulia, M.Ag yang juga Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Padangsidimpuan menyampaikan bahwa Syekh Ibrahim Sitompul merupakan seorang tokoh besar yang menyebarkan Islam di Tapanuli yang hampir terlupakan. Untuk itu IAIN Padangsidimpuan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ketua JBMI H. Albiner Sitompul yang memiliki visi menggali situs-situs sejarah Islam khususnya di Tanah Batak yang hampir terlupakan. Untuk itu IAIN Padangsidimpuan sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di Wilayah Tapanuli dan sekitarnya siap bekerjasama dan berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang digagas JBMI.

“Syekh Ibrahim Sitompul adalah tokoh penyebar Islam di Tapanuli yang hampir terlupakan. IAIN Padangsidimpuan sangat berterimakasih kepada JBMI yang berupaya menggali situs-situs sejarah Islam dan kami siap untuk bekerjasama dan berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang digasa oleh JBMI”, ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua JBMI H. Albiner Sitompul menyampaikan rasa terimakasih atas dukungan IAIN Padangsidimpuan dalam setiap kegiatan JBMI. Kegiatan Seminar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan JBMI dalam memperingati Maulid Nabi yang bertepatan pada tanggal 1 Desember 2017, setelah seminar akan ada pertemuan ulama se-Tapanuli Utara dan dilanjutkan dengan Tabligh Akbar keesokan harinya tanggal 2 Desember 2017.

“Acara seminar ini merupakan rangkaian kegiatan JBMI di Kabupaten Tapanuli Utara mulai dari bakti sosial di sekitar makam Syekh Ibrahim Sitompul sampai tabligh akbar yang akan dihadiri oleh para ulama dan muslim di wilayah Tapanuli Utara. Kami sangat berterimakasih kepada IAIN Padangsidimpuan atas kerjasamanya dalam pelaksanaan kegiatan ini semoga kedepannya kerjasama antara JBMI dan IAIN Padangsidimpuan dapat ditingkatkan” ujarnya sebelum membuka kegiatan seminar.

Seminar ilmiah yang juga dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi H. Aswadi Lubis, M.Si ini menghadirkan Narasumber Dr. Erawadi, M.A yang menggali nilai-nilai dan strategi dakwah Syekh Ibrahim Sitompul dan Shohibul Ansor Siregar, MA dengan melihat perjalanan hidup Syekh Ibrahim Sitompul dan tantangan yang dihadapi di Tapanuli pada masa penjajahan.

Ketua JBMI, Mudir Ma’had Jami’ah dan Peserta Seminar Ilmiah Usai Jiarah di Makam Syekh Ibrahim Sitompul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *