Beasiswa Bidikmisi Bertransformasi Menjadi KIP Kuliah

Beasiswa Bidikmisi Bertransformasi Menjadi KIP Kuliah

Dok.Humas: Kamaruddin Amin (Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama), Arskal Salim GP (Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam), Ruchman Basori (Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan) berfoto bersama peserta Rapat Koordinasi Bantuan Kemahasiswaan, Senin (11/11) di Bogor.

Kamis (14/11/2019); Beasiswa Bidikmisi yang diberikan kepada mahasiswa tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik baik untuk menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi pada program studi unggulan sampai lulus tepat waktu. Beasiswa Bidikmisi akan beralih ke KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah dengan harapan dapat membantu mahasiswa dalam kendala ekonomi, sehingga memperkuat link and match, relevansi pendidikan dengan dunia kerja. Demikian yang disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin, pada Rapat Koordinasi Bantuan Kemahasiswaan, Senin (11/11) di Bogor.

“KIP Kuliah diharapkan memfasilitasi anak-anak bangsa yang berpotensi dan diharapkan dapat mendukung daya saing bangsa termasuk dalam dunia kerja”, ungkap Guru Besar dalam bidang Hadits tersebut.

Beliau juga menegaskan mahasiswa dengan supervisi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dapat mendukung Rumah Moderasi Beragama yang sedang diinisiasi oleh Ditjen Pendidikan Islam.

“Saya menaruh harapan besar dan menititipkan Rumah Moderasi agar menjadi efektif dalam urusan moderasi beragama di lingkungan PTKI dan masyarakat”, lanjut Dirjen yang membawahi ribuan lembaga pendidikan Islam ini.

Sementara itu, Arskal Salim GP Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam berharap agar petunjuk teknis bantuan yang akan direview mendukung insersi moderasi beragama. “Pastikan bahwa mahasiswa penerima bantuan KIP Kuliah, Tahfidz Al Quran, dan Peningkatan Prestasi Akademik adalah mahasiswa yang moderat”, katanya.

Harapan ini juga disambut Ruchman Basori Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan yang mengatakan bahwa review sejumlah Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Kemahasiswaan yang akan menjadi pedoman pada tahun anggaran 2020 sebagai bentuk peningkatan tatakelola bantuan dan beasiswa.

Sekretaris Forum WR/WK III PTKIN se-Indonesia Sumper Mulia Harahap, Kasi Kemahasiswaan Amiruddin Kuba, Kasi Sarpras PTKIN Nuryasin dan Kasi Sarpras PTKIS Otisia Arinindiah juga turut hadir di acara Rapat Koordinasi Bantuan Kemahasiswaan yang diselenggarakan pada 11-15 November 2019 dan diikuti oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama PTKIN dan Sekretaris Kopertais se-Indonesia.

Sumper Mulia Harahap, sebagai Sekretaris Forum WR/WK III PTKIN se-Indonesia menyambut baik atas inisiasi peralihan Bidikmisi ke KIP Kuliah untuk lebih terarahnya bantuan tersebut.

“Kami dari WR/WK III PTKIN se-Indonesia sangat mengapresiasi atas bantuan yang telah diberikan kepada mahasiswa PTKI, termasuk beasiswa yang selama ini telah banyak membantu mahasiswa kami dalam kendala ekonomi,” pungkas Sumper yang juga saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Padangsidimpuan. (humas/trg)

Dok.Humas: Berfoto bersama Rapat Koordinasi Bantuan Kemahasiswaan, Senin (11/11) di Bogor.

Related Posts

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked.*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jalan T. Rizal Nurdin, Km. 4,5 Sihitang. Padangsidimpuan, Kode Pos 22733.

Untuk info lebih lanjut:

Telp. (0634) 22080

Fax. (0634) 24022

humas@iain-padangsidimpuan.ac.id