IAIN Padangsidimpuan Bekerjasama Dengan The International Institute of Islamic Thought (IIIT), Gelar Seminar Nasional

Dok. Humas: Seminar Nasional “Islamic Epistemology Menuju Revival of Islamic Civilization” yang diadakan oleh IAIN Padangsidimpuan bekerjasama dengan The International Institute of Islamic Thought (IIIT)

Senin (29/06/2020); IAIN Padangsidimpuan yang terus berkembang meningkatkan mutu serta kualitasnya senantiasa memberikan pelayanan terbaiknya. Sabtu (27/06), IAIN Padangsidimpuan gelar seminar nasional Webbinar tentang Islamic Epistemology bekerjasama The International Institute of Islamic Thought (IIIT) dengan menghadirkan beberapa pakarnya.

Rektor IAIN Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL memaparkan tentang sejarah perkembangan IAIN Padangsidimpuan dari tahun ke tahun dalam sambutannya.

“IAIN Padangsidimpuan yang telah alih status pada tahun 2013/2014 sebelumnya STAIN Padangsidimpuan, kini telah memiliki 4 Fakultas : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Syari’ah dan Ilmu Hukum (FASIH), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) serta 1 Pascasarjana Program Magister dengan 2 Program Studi, yaitu Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Ekonomi Syariah. Kita mendasari seluruhnya atas prinsip dasar Theoantropoekosentris, sebagai filosofi dalam menerapkan pendidikan di IAIN Padangsidimpuan. Theo yang berarti KETUHANAN (Ilahiyyah), Anthropo berarti KEMANUSIAAN (insaniyyah) dan Ekosentris (albi’ah atau al kauniyyah),” tegas Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL

Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL berharap dengan adanya webinar ini maka Islamic Civilization dapat survive dalam kancah pengetahuan yang semakin maju. Beliau juga mengapresiasi kehadiran para narasumber juga pakar yang turut hadir dalam kegiatan Webbinar tersebut.

Sementara perwakilan dari The International Institute of Islamic Thought (IIIT), Drs. Mohammad Siddiq, MA menyambut antusias kegiatan ini.

“Kita akan memulai seminar ini dengan wahyu pertama yang turun yaitu surah Al-‘Alaq. Dimana tercantum didalamnya perintah untuk membaca. Perlu kita ketahui bahwa membaca adalah prerequisite untuk kemajuan, prerequisite untuk kebudayaan dan peradaban dan ini juga bagian dari Syari’at Islam,“ jelas Drs. Mohammad Siddiq, MA yang pada kesempatan ini juga sebagai Keynote Speaker.

Turut hadir sebagai narasumber di acara ini, Prof. Dr. Abdul Fattah Santoso, Dr. Adian Husaini, Dr. Agus Purwanto dan dimoderatori oleh Dr. Anhar, MA (dari IAIN Padangsidimpuan)

Related Posts

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Butuh Bantuan?