PENELUSURAN TERAPI MURSYID

Ditemukan sebagai hasil penelitian dari bahan alamiyah sering dibuat orang jadi ramuan obat, misalnya daun kates ramuan bagi orang yang sakit malaria kedinginan dan hilang keseimbangan fisik. Pucuk daun jambu klutuk ramuan obat menceret bila tidak ada entrostop. Cukup menjadi iktibar suruhan Rasul SAW. Meminum air kencing dan air susu unta dari bahan yang najis ternyata bisa jadi obat karena darurat. Apa yang diisyaratkan oleh Al-Qur’an dalam surah Ali Imran ayat 190-191 bahwa ciptaan Allah swt di langit dan di bumi, bukti, dalil, atau data adanya Allah dan diciptakan penuh manfaat, tidak ada yang sia-sia, saling berkorelasi menjadi suatu ekosistem.

Pemaduan antara ramuan obat yang berasal kauniyah dan tanziliyah menyatu dalam doa dan munajat seorang mursyid ke hadapan Allah SWT. Jadi seorang mursyid telah lebih dahulu memperaktekkan teoantropoekosentris dalam proses dan memposisikan dirinya, bahan ramuan sebagai bagian alam yakni ekosistem kepada Allah SWT ( Teo) saat menjampi, mendoa dan mentajallikan ramuan obat dimaksud.Hanya saja mursyid tidak mengatakan istilah itu, tetapi telah berada di posisi itu secara praktisi tidak hanya dalam tataran verbal dan kajian belaka sehingga terapinya berhasil guna dan tepat guna. Air bening dapat diisi dengan pesan dan doa sebagaimana yang telah di coba oleh peneliti Jepang sehingga air yang diisi dengan doa dan pesan tertentu dengan nama Allah berbeda molekul dan elemennya dengan air yang sama sekali tidak diisi dengan pesan dan doa.

Jenis Ragam Yang Diobati
Tugas pokok seorang mursyid sebenarnya adalah membimbing para muridnya dalam perjalanan ruhani menuju Tuhan dengan berbagai metode zikir untuk menggapai ma’rifah kepada-Nya. Kalaupun ada mengobati adalah pengobatan spiritual, penyakit hati, penyakit ruhaniyah yang bercokol di dalam dada manusia. Zakiah Drajat dalam bukunya Psikoterapi Islam menuliskan penyakit hati itu sungguh banyak mulai dari penyakit riya (pamer) sampai ke dendam dan dengki. Hanya saja pasien bermasalah mulai penyakit rohani, stress, kesurupan, kena santet, guna-guna sampai penyakit fisik seperti batuk, terkilir, bisul dan lain sebagainya tetap datang dengan sipat menghiba dan mohon bantuan mursyid yang pada akhirnya tidak tertolak oleh mursyid itu sendiri.

Adapun berbagai macam jenis permintaan pengobatan yang ditujukan kepada mursyid antara lain:

A. Kelompok yang berkaitan rohaniah, diantaranya :

  1. Resah gelisah tidak tertidur.
  2. Stress hampir putus asa.
  3. Suami istri yang berkelahi.
  4. Kena guna-guna.
  5. Kemasukan jin alias kesurupan.
  6. Balita yang menangis dan terus ketakutan.
  7. Meminta pelaris usaha.

B. Kelompok berkaitan fisik, antara lain:

  1. Orang yang kena racun.
  2. Orang yang istrinya susah melahirkan.
  3. Orang yang sakit mata.
  4. Orang yang bisulan dan lain-lain.

C. Kelompok Includism termasuk :

  1. orang yang ikut mencalon menjadi anggota legislatif,
  2. orang yang keluarganya sakaratul maut,
  3. orang yang takut magic
  4. orang yang mencari jodoh, dan lain-lainnya
About the author

Pengelola Sub Bagian Humas dan Informasi

Related Posts

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.