MEWUJUDKAN BUDAYA KERJA CERDAS BERINTEGRITAS DI IAIN PADANGSIDIMPUAN

MEWUJUDKAN BUDAYA KERJA CERDAS BERINTEGRITAS DI IAIN PADANGSIDIMPUAN

Muhammad Syukri Pulungan,M.Si

Sekretaris SPI

Catatan Penulis:

Pengawasan internal merupakan fungsi manajemen yang sangat penting dalam penyelenggaraan aktivitas pengendalian internal (internal control activity) di Lingkungan Perguruan Tinggi. Melalui pengawasan internal dapat memberikan jaminan yang memadai atas tercapainya efisiensi dan efektivitas operasional suatu kegiatan, keandalan pelaporan keuangan, dan kepatuhan terhadap aturan, ketentuan serta kebijakan yang telah ditetapkan.

Pengawasan internal merupakan fungsi manajemen yang sangat penting dalam penyelenggaraan aktivitas pengendalian internal (internal control activity) di Lingkungan Perguruan Tinggi. Melalui pengawasan internal dapat memberikan jaminan yang memadai atas tercapainya efisiensi dan efektivitas operasional suatu kegiatan, keandalan pelaporan keuangan, dan kepatuhan terhadap aturan, ketentuan serta kebijakan yang telah ditetapkan. Selain itu, fungsi pengawasan internal atas penyelenggaraan aktivitas pengendalian internal di perguruan tinggi diperlukan untuk akselerasi pencapaian Good University Governance (GUG).

Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri memiliki visi “Unggul dalam pengembangan keilmuan yang integratif berbasis teo-antropo-eko sentris di Kawasan Asia Tenggara Tahun 2034”. Untuk mewujudkan visi ini, maka diperlukan budaya kerja dan kinerja yang baik dari seluruh perangkat yang ada di IAIN Padangsidimpuan. Upaya untuk meningkatkan budaya kerja dan kinerja IAIN Padangsidimpuan hanya dapat diwujudkan melalui pendekatan sistem.

Untuk menerapkan kosep sistem, ada baiknya kita pahami lebih dahulu tentang pengertian atau definisi sistem. Beberapa orang pakar teori manajemen menyampaikan pendapatnya tentang sistem, sebagai berikut:

  • Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia: dinyatakan bahwa sistem adalah: (1) Seperangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas; (2) susunan yang teratur dari pandangan, teori,Asas, dan sebagainya; dan (3) metode atau cara untuk melakukan sesuatu.
  • Churchman (1968); sistem merupakan seperangkat bagian yang terkoordinasi untuk menyelesaikan seperangkat tujuan.
  • Fiicks (1972); menyatakan bahwa sistem adalah seperangkat unsur-unsur yang saling berkaitan, saling bergantung, dan saling berinteraksi atau suatu usaha yang terdiri atas bagian-bagian yang berkaitan satu dengan yang lainnya, dalam usaha untuk mencapai satu tujuan dalam suatu lingkungan yang kompleks.
  • Bactiar (1988), seorang ahli sosiologi, mengemukakan bahwa sistem adalah: ”sejumlah satuan yang saling berhubungan satu dengan lainnya sedemikian rupa sehingga membentuk suatu kesatuan yang biasanya berusaha untuk mencapai tujuan tertentu”.

Cleland dan King (1988) yang menyatakan bahwa sistem adalah sekelompok sesuatu yang secara tetap saling berkaitan dan saling bergantungan sehingga membentuk suatu keseluruhan yang terpadu.

Berdasarkan berbagai pandangan mengenai defenisi sistem di atas dapat disimpulkan bahwa pendekatan sistem merupakan seperangkat unsur-unsur yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lainnya sehingga membentuk kesatuan untuk mencapai tujuan tertentu. Adapun tujuan dalam yang ingin dicapai oleh IAIN Padangsidimpuan tergambar dalam visi, misi dan tujuan yang lebih rinci sebagaimana ditetapkan oleh Rektor dalam Rencana Induk Pengembangan dan Rencana Strategis merujuk kepada Rencana Strategis Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dalam rangka optimalisasi kinerja setiap perguruan tinggi, pada tahun 2017 telah diterbitkan Peraturan Menteri Agama Nomor 25 Tahun 2017 untuk melakukan pengawasan internal di lingkungan perguruan tinggi keagamaan islam negeri (PTKIN) dan dilaksanakan oleh Satuan PengawasInternal (SPI). Tugas dan fungsi SPI tidak terbatas pada fungsi audit setelah pelaksanaan kegiatan dan pelaporan (post audit) tapi juga meliputi fungsi pencegahan, pengawasan dan pengendalian (pre-audit) sebelum penyusunan laporan keuangan dan laporan pertanggungjawaban kegiatan. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan penyelenggaraan tata kelola Institut yang baik (good university governance).Dengan demikian prosedur kerja yang ditata dengan baik pada seluruh unit organisasi di lingkungan IAIN Padangsidimpuandapat berjalan dengan efektif, efisien dan akuntabel sehingga kinerja manajemen institut berfungsi dengan baik.

Sebagai sebuah lembaga yang pembentukannya tergolong masih baru, SPI IAIN Padangsidimpuan belum memiliki desain yang baik dan panduan kelembagaan yang baku. Untuk itu dibutuhkan kesungguhan dan komitmen kelembagaan dalam pengembangan SDM Satuan Pengawas Internal sehingga dapat menjalankan fungsi pengawasan non-akademik dengan baik berdasarkan PMA nomor 25 Tahun 2017. Fungsi pengawasan non-akademik sebagaimana tertera pada pasal 4 antara lain:

  1. Penyusunan peta risiko pengendalian internal melalui kegiatan identifikasi, penilaian risiko, penentuan skala prioritas, dan pemantauan;
  2. Penyusunan program dan kegiatan pengawasan non-akademik;
  3. Pelaksanaan pengawasan kepatuhan, kinerja, dan mutu non-akademik di bidang sumber daya manusia, perencanaan, keuangan, organisasi, teknologi informasi, serta sarana dan prasarana;
  4. Penyusunan perencanaan dan pelaksanaan pemeriksaan dengan tujuan tertentu;
  5. Penyusunan dan penyampaian laporan hasil pengawasan internal;
  6. Pemantauan dan pengoordinasian tindak lanjut hasil pengawasan internal dan eksternal; dan
  7. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Pemimpin PTKN.

Dalam mendukung pencapaian tujuan Satuan Pengawas Internal, Forum Satuan Pengawas Internal Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) telah menerbitkan 5 panduan kerja yang dapat dijadikan acuan bagi setiap SPI di lingkungan PTKIN dalam menjalankan fungsinya ditambah 8 panduan yang sudah rampung dibahas namun belum diterbitkan pada bulan desember 2019. Melalui panduan kerja ini, Satuan Pengawas Internal memiliki komitmen yang tinggi untuk mewujudkan pola kerja “cerdas berintegritas” di lingkungan IAIN Padangsidimpuan.

Related Posts

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked.*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Sebelumnya

Ayo Berlangganan

Jalan T. Rizal Nurdin, Km. 4,5 Sihitang. Padangsidimpuan, Kode Pos 22733.

Untuk info lebih lanjut:

Telp. (0634) 22080

Fax. (0634) 24022

humas@iain-padangsidimpuan.ac.id