Rektor IAIN Padangsidimpuan Letakkan Batu Pertama Awali Pembangunan Mesjid IAIN Padangsidimpuan

Kamis (11/03/2021); Proses pembangunan mesjid IAIN Padangsidimpuan resmi dimulai hari ini, ditandai dengan peletakkan batu pertama oleh Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL (Rektor IAIN Padangsidimpuan), diikuti oleh Irsan Efendi Nasution, SH (Walikota Padangsidimpuan), Siwan Siswanto, SH (Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan), Prof. Dr. Syahrin Harahap, MA (Rektor UIN Sumatera Utara) dilanjutkan Kepala Daerah/Pejabat Daerah se-Tabagsel di lingkungan kampus IAIN Padangsidimpuan, Sihitang Kota Padangsidimpuan
Rektor IAIN Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL menerangkan bahwa pembangunan mesjid ini ditargetkan akan selesai akhir tahun 2021 ini, sehubungan dengan terus bertambahnya jumlah mahasiswa IAIN Padangsidimpuan sehingga dibutuhkan segera sarana ibadah yang representative juga sebagai laboratorium praktek bagi mahasiswa IAIN Padangsidimpuan.
“IAIN Padangsidimpuan sebagai salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang berada strategis di wilayah Tabagsel, menjadi tujuan belajar bagi masyarakat sekitarnya. Saat ini jumlah mahasiswa IAIN Padangsdimpuan berkisar 8 ribuan akan menjadi mundzirul qoum, mereka tetap kita bimbing dan bina selama mereka menuntut ilmu di IAIN Padangsidimpuan, mengimplementasikan konsep “Theoantropoekosentris” sebagai visi IAIN Padangsidimpuan, yaitu konsep “Ilahiyyah – Insaniyyah – Kauniyyah”. Untuk mewujudkan cita-cita luhur tersebut dibutuhkan sarana fasilitas yang representative, dalam hal ini adalah mesjid sebagai sarana ibadah juga laboratorium praktik bagi civitas akademika IAIN Padangsidimpuan,” terang Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL
Momentum peletakan batu pertama pembangunan mesjid IAIN Padangsidimpuan ini dirangkai dengan kegiatan Seminar Ilmiah tentang Moderasi Beragama dengan narasumbernya Prof. Dr. Syahrin Harahap, MA (Rektor UIN Sumatera Utara). Dalam paparan materinya, Prof Syahrin Harahap berharap agar seluruh umat Islam, khususnya para Kepala Daerah di wilayah Tabagsel bersama-sama bertanggungjawab atas konstruksi mesjid IAIN Padangsidimpuan ini.
“Ada 3 faktor utama yang dapat merubah dunia ini, yaitu Perguruan Tinggi, Militer dan Manufaktur. Pada kesempatan ini, saya akan membahas urgensinya perguruan tinggi dan perannya dalam mengubah dunia ini. Saat ini Indonesia dirongrong oleh isyu terorisme dan radikalisme, padahal kita sama-sama merasakan bahwa Islam di Indonesia ini adalah Islam yang Moderat dan Toleran. Oleh karena itu, dengan momentum perayaan isra’ mi’raj serta pembangunan mesjid IAIN Padangsidimpuan ini, mari kita tunjukkan pada dunia bahwa Islam di Indonesia adalah Islam Rahmatan lil’alamin, moderat/wasathiyyah dan toleran, dan kita berharap IAIN Padangsidimpuan sebagai role untuk Islam Wasathiyyah,” papar Prof. Dr. Syahrin Harahap, MA
“Juga melalui kesempatan ini, saya menghimbau kepada seluruh pimpinan daerah wilayah Tabagsel, mari bersama-sama kita bertanggung jawab untuk memajukan IAIN Padangsidimpuan menjadi Universitas Islam Negeri Padangsidimpuan,” lanjutnya.
Pada kesempatan lain, Subroto (Humas IAIN Padangsidimpuan) menghubungi serta mengkonfirmasi H. Ratonggi MA sebagai Ketua Panitia tentang pembangunan mesjid IAIN Padangsidimpuan ini.
“Mesjid ini direncanakan akan dibangun dengan luas 30 x 30 meter, dua lantai dengan daya tampung mencapai 3000 orang jama’ah dan membutuhkan biaya sekitar 20 milyar. Oleh karena itu, kita menghimbau kepada seluruh aghniyya (Dermawan) juga masyarakat yang ingin berinfak ke pembangunan mesjid kita ini melalui rekening BSI “Panitia Pembangunan Mesjid IAIN Padangsidimpuan” No Rek: 1975010337. Semoga pembangunan mesjid ini akan rampung dan selesai pada tahun 2021 ini,” pungkas H. Ratonggi, MA

Dok.Humas: Seluruh tamu undangan berfoto bersama setelah seminar ilmiah di acara Perayaan Isra’ Mi’raj

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.